Berita

Jurubicara Kemlu China, Geng Shuang/Net

Dunia

Transparansinya Dipertanyakan Australia, Kemlu China Sebut Klaim Menlu Payne Tak Berdasar

SENIN, 20 APRIL 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China dalam beberapa waktu terakhir digempur oleh sejumlah kritikan yang mempertanyakan keterbukaannya terkait pandemik virus corona baru (Covid-19).

Selain Amerika Serikat, Australia juga mulai vokal mempertanyakan hal tersebut.

Di mana dalam sebuah wawancara pada Minggu (19/4), Menteri Luar Negeri Marise Payne mengungkapkan kekhawatirannya perihal transparansi China yang diaggapnya sudah pada level tertinggi.


"Masalah-masalah seputar virus corona adalah masalah untuk tinjauan independen, dan saya pikir penting bagi kita untuk melakukan itu. Faktanya, Australia benar-benar bersikeras akan hal itu," ujar Payne.

"Kepercayaan saya pada China didasarkan pada jangka panjang. Kekhawatiran saya adalah tentang transparansi dan memastikan bahwa kami dapat terlibat secara terbuka," tambahnya.

Australia juga bahkan menyerukan untuk dibentuknya penyelidikan internasional mengenai asal usul virus yang telah memakan korban lebih dari 160 ribu jiwa itu serta penyebarannya.

Merespons hal tersebut, jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang mengatakan dalam briefing hariannya pada Senin (20/4) bahwa klaim Australia tidak berdasar, melansir Reuters.

Geng kembali menegaskan bahwa selama ini China telah bertindak terbuka dan transparan. Ia bahkan prihatin dengan pernyataan yang dibuat Payne tersebut.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya