Berita

Wakil Ketua IV DPR, Dedi Mulyadi/RMOL

Nusantara

Dedi Mulyadi: Bantuan Dampak Covid-19 Jangan Terhambat Kekakuan Sistem Administrasi

SENIN, 20 APRIL 2020 | 15:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi mengatakan pandemik virus corona baru (Covid-19) sudah merupakan kejadian luar biasa. Terkait dengan kondisi itu, Dedi mengatakan penerima bantuan dampak pandemi yang berhak seharusnya idak bisa hanya didasarkan pada aspek-aspek normatif saja.

“Yang perlu dipikirkan bersama adalah bagaimana langkah pemerintah di semua tingkatan untuk meminimalisir terjadinya gejolak sosial,” kata Dedi saat monitoring ketersedian pangan dan mekanisme distribusi bantuan dampak Covid-19 di Kabupaten Purwakarta, seperti dilansir dari Kantor Berita RMOL Jabar, Senin (20/4).

Dari monitoring yang dilakukan  Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar itu diketahui bahwa kondisi persediaan pangan di wilayah Purwakarta dalam keadaan surplus.


“Artinya, ketersedian pangan di Purwakarta masih terbilang aman,” ujarnya.

Sementara berkaitan dengan mekanisme pendistribusian bantuan dampak Covid-19, Kang Dedi sapaan akrabnya- mengharapkan adanya keadilan distribusi bantuan di tiap wilayah.

“Hendaknya diterapkan mekanisme pendistribusian bantuan dengan aspek kearifan lokal. Aspek ini bisa dipandu dan diinisiasi oleh Kades, RW dan RT dan nantinya diverifikasi oleh Camat setempat,” tuturnya.

Yang dimaksud mekanisme distribusi dengan aspek kearifan lokal kata Kang Dedi adalah, jika dalam satu wilayah masih terdapat warga yang terlewat atau tidak mendapatkan bantuan, hendaknya Kepala Desa bisa melakukan inisiatif-inisiatif dengan tetap mempertahankan kondusifitas dan menghindari gejolak sosial.

“Pada prinsipnya budaya gotong-royong dan guyub dalam menghadapi dampak pandemik ini harus dikedepankan untuk menghindari gejolak sosial dari wabah ini,” tuturnya.

Diketuahui, pada agenda koordinasi tersebut nampak hadir diantaranya; Sekda Purwakarta, Iyus Permana, Kepala DPMD Purwakarta Jaya Pranolo, Kepala BKPSDM Purwakarta Asep Supriatna, Kepala Dinsos P3A Purwakarta Asep Surya, Kepala BKAD Purwakarta Norman Nugraha dan Sekretaris APDESI Jawa Barat Anwar Sadat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya