Berita

Korea Selatan/Net

Dunia

Hanya Laporkan 8 Kasus Baru, Korea Selatan Tetap Berlakukan Aturan Jarak Sosial

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 17:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan tetap menjaga kebijakan jarak sosial selama 16 hari ke depan meski jumlah kasus baru di sana terus menurun.

Meski aturan jarak sosial diperpanjang, namun pemerintah sudah mulai membuka beberapa fasilitas hiburan, seperti stasion sepak bola. Di mana pertandingan bisa dilakukan tanpa penonton.

"Yang paling aman adalah untuk menjaga jarak sosial yang intensif, tetapi itu tidak mudah secara realita. Kita perlu menemukan jalan tengah," ujar Perdana Menteri Chung Sye-kyun pada Minggu (19/4) seperti dimuat CNA.


"Jika kita dapat mempertahankan manajemen yang stabil pada level saat ini, kita akan beralih ke 'jarak sosial rutin' mulai 6 Mei," lanjutnya,

Dengan tetap menerapkan aturan jarak sosial, otoritas kesehatan mengungkapkan, pemerintah sudah mungkin untuk membuka kembali sektor ekonomi, dengan aturan kesehatan dan kebersihan yang diperketat.

Pada Minggu, otoritas melaporkan Korea Selatan memiliki 8 kasus infeksi baru. Itu adalah angka terendah sejak 18 Februari. Sehingga, jumlah infeksi di negeri ginseng itu saat ini menjadi 10.661 kasus.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), sebanyak 5 dari 8 kasus merupakan impor dari luar negeri.

Otoritas kesehatan menyebut tren itu adalah sebuah kabar baik, tetapi pihaknya enggan untuk memprediksi kondisi yang terlalu optimis.

"Kami terus waspada untuk memastikan kami tidak melewatkan infeksi baru, atau apakah epidemi dapat disebarkan oleh pasien tanpa gejala atau infeksi ringan," kata kepala KCDC, Jeong Eun-kyeong.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya