Berita

Perdana Menteri Lesotho, Thomas Thabane/Net

Dunia

Dituding Bunuh Mantan Istri, PM Lesotho Kerahkan Tentara Untuk Basmi "Elemen Nasional Jahat"

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 14:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meski belum menghadapi gempuran virus corona, tampaknya kondisi Lesotho tidak jauh lebih baik.

Perdana Menteri Lesotho, Thomas Thabane, mulai mengerahkan pasukan militer untuk membasmi apa yang ia sebut sebagai "elemen nasional yang jahat".

Pada Sabtu (18/4), kendaraan-kendaraan militer pengangkut tentara bersenjata lengkap dengan peralatan anti huru hara terlihat turun ke jalan-jalan ibukota, Maseru.


"Sejak itu saya mengerahkan tentara untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap semua elemen nasional jahat yang tampaknya melakukan kampanye untuk mengacaukan negara dan demokrasi (untuk) memulihkan ketertiban dengan efek langsung," ujar Thabane dalam pidato yang disiarkan secara langsung di televisi.

Dimuat CGTN, fenomena tersebut tampaknya sudah menjadi lumrah di Lesotho. Pasalnya, negara di Afrika Selatan itu telah beberapa kali mengalami kudeta sejak kemerdekaannya pada 1966.

Saat ini, Thabane sendiri tengah menghadapi beberapa polemik dalam kehidupan pribadi dan politiknya.

Ia dan istrinya yang sekarang, Maesaiah, dituding terlilbat dalam pembunuhan mantan istrinya, Lipolelo. Di mana pada Juni 2017, Lipolelo meninggal dunia setelah ditembak mati.

Kendati begitu, baik Thabane maupun Maesaiah membantah hal tersebut.

Thabane saat ini tengah menghadapi mosi tidak percaya di parlemen, yang ia skors pada Maret karena pandemik Covid-19.

Hingga saat ini, Lesotho menjadi salah satu dari dua negara di Afrika yang belum melaporkan kasus corona.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya