Berita

Yayasan Al Iman Antara berbagi/Net

Nusantara

Yayasan Al Iman Antara Bagikan Sembako Dan Makan Siang Untuk Pekerja Harian Terdampak Corona

SABTU, 18 APRIL 2020 | 12:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Yayasan Al Iman Antara di Bintara Jaya, Bekasi Barat, membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat terutama pekerja harian yang terdampak. Pembagian ini dilakukan setiap hari Jumat siang selama mewabahnya Covid-19.

Yayasan Al Iman Antara, Kombes Pol. Dr. Endang Usman mengatakan, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekitar dan juga para pencari nafkah harian yang sangat terdampak.

Selain nasi kotak, yayasan yang didirikan warga Perumahan LKBN Antara di Bintara Jaya, Bekasi Barat ini, sebelumnya telah membagikan sembako pada 30 Maret 2020 berupa paket berisi beras 5 kg, minyak sayur 2 liter, mie instan dan kecap, untuk masyarkat lingkungan terutama para janda duafa, satpam, pegawai kebersihan (OB), marbot masjid dan para ustadz/ustadzah di lingkungan Masjid Al Iman sebanyak 76 orang.


Pembagian sembako tahap kedua dilaksanakan pada 18 April 2020 sebanyak 100 paket, yang terdiri atas beras 5 kg, minyak sayur 1 liter, susu manis, mie telor, dan teh, yang diberikan pada warga lingkungan bagi pekerja, buruh harian lepas, ojol/opal, janda duafa, pedagang keliling, mualaf dan sopir angkutan.

Menurut Kabid Sosial Kemasyarakatan Yayasan, H. Fajar, Nasi Barokah yang dibagikan setiap Jumat merupakan kelanjutan dari Nasjum (Nasi Jumat) yang diberikan pada jamaah setelah Shalat Jumat.

"Karena selama masa pembatasan ini tidak diselenggarakan jumatan untuk mencegah penyebaran virus corona, nasjum diberikan pada masyarakat sekitar terutama pekerja harian yang membutuhkan," katanya, Sabtu (18/4).

Penyediaan Nasi Barokah terus bertambah. Saat pertama, yaitu 3 April 2020 hanya 100 porsi, bertambah menjadi 250 pada 10 April dan sekarang menjadi 300 porsi lebih. Dana untuk pembelian berasal dari infak jamaah dan pengurus yayasan.

Pada bulan Ramadhan, Nasi Barokah diganti dengan penyediaan makan ifthor dan sahur. Pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, Masjid Al Iman di Jalan Haji Naman, menyediakan sajian untuk buka puasa dan selama 10 hari terakhir mengadakan itikaf, serta 1.000 paket sembako untuk masyarakat duafa menjelang Idul Fitri.

"Namun di Ramadhan kali ini, karena ada wabah corona, kami ubah jadi penyediaan makan untuk buka dan sahur," kata Endang Usman.

Untuk paket sembako menjelang Idul Fitri, Yayasan akan menyediakan minimal 1.000 paket.

Menurun Endang Usman, latar belakang kegiatan soasial ini karena prihatin atas dampak yang disebabkan pembatasan selama wabah Covid-19 ini.

"Pemberlakuan kerja di rumah ini sangat berdampak pada penghasilan harian bagi pengemudi ojol, opal, angkutan umum, taksi,  buruh harian dan tukang jualan keliling," katanya.

"Kami ingin membantu meringankan pengeluaran dengan memberikan makan siang gratis dan sembako ini," ucapnya menambahkan.

Sumber dana, selain dari yayasan juga dari pengurus, pembina, dan jamaah masjid Al Iman sendiri. Saat ini, yayasan Al Iman Antara mengelola SDIT dan TKIT Al Iman dan Masjid Al Iman yang berada di Kompleks LKBN Aantara I.

Saat ini, Ketua Pembina Yayasan Al Iman Antara adalah Ketua BPKP HM Yusuf Ateh Ak. MBA, yang ayahnya merupakan salah satu pendiri yayasan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya