Berita

Muhammad Nabil Haroen/Net

Politik

Tambahan Anggaran Rp 405,1 Triliun Untuk Penanganan Covid-19, Gus Nabil: Jangan Sampai Untungkan Segelintir Elit

SABTU, 18 APRIL 2020 | 02:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Nabil Haroen mempertanyakan transparansi tambahan belanja dan pembiayaan sebesar Rp 405,1 triliun, di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Presiden Joko Widodo pun menyatakan bahwa anggaran itu bakal dipergunakan untuk penanganan virus corona baru atau Covid-19 yang mewabah di dalam negeri hingga hari ini.

Namun, Politisi PDIP ini mempertanyakan keberpihakan pemerintah atas dana tersebut. Apakah bisa dimanfaatkan dengan baik untuk penanganan Covid-19 atau tidak.


"Anggaran Rp 405,1 triliun untuk penanganan Covid-19 harus dikelola sangat baik dan transparan," tegas pria yang akrab disapa Gus Nabil ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/4).

"Jangan sampai menguntungkan segelintir elite dan merugikan rakyat," sambungnya.

Oleh karena itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini memberikan masukan kepada pemerintah.

Di mana, ia meminta agar pemerintah membuat berbagai kebijakan yang betul-betul bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Rakyat butuh kebijakan-kebijakan yang langsung diterima manfaatnya, terutama pada situasi sulit akibat pandemi Covid-19," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya