Berita

Muhammad Nadjikh/Net

Nusantara

Haedar Nashir: Muhammadiyah Kehilangan Muhammad Nadjikh

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 13:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun. Kabar duka datang dari organisasi Islam, Muhammadiyah.

Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan salah satu tokoh besar Perikanan Indonesia Bapak Muhammad Nadjikh meninggal dunia pada Jumat (17/4) pukul 10.00.

“Mohon doa dari semuanya. Semoga husnul khatimah dan amal ibadahnya diterima Allah SWT,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir seperti dikutip laman Muhammadiyah.


Di mata Haedar Nashir, CEO PT Kelola Mina Laut adalah pengusaha atau saudagar ternama. Nadjikh merupakan sosok yang gigih membentuk dan mengembangkan aktivitas Jaringan Saudagar Muhammadiyah selama menjabat sebagai Ketua MEK PP Muhammadiyah

“Alhamdulillah spirit dan etos saudagar Muhammadiyah terus menggeliat,” ujar Haedar.

Nadjikh, urainya, merupakan sosok pengusaha yang sukses dari Gresik, pembawaannya ramah dan riang sebagaimana pada umumnya kawan-kawan dari Jawa Timur. Orang dibuatnya tidak sungkan, sehingga nyaman dalam berinteraksi.

Nadjikh merupakan pengusaha sukses yang memperoleh amanat menjadi Ketua MEK karena keberhasilan dan pengalamannya dalam dunia usaha atau bisnis.

Diharapkan dengan kepiawaiannya dalam berbisnis dapat mengembangkan ekonomi dan kewirausahaan di lingkungan Muhammadiyah. Sekaligus menularkan virus "n-Ach" (need for Achievement) kesaudagarannya kepada para wirausahaan dan mereka yang belajar bisnis di Muhammadiyah, termasuk yang bergabung dalam Jaringan Saudagar Muhammadiyah yang berada dalam koordinasi MEK yang dipimpinnya.

“Harapan kepada Pak Najikh demikian besar, sehingga dalam satu periode dapat terbangun kondisi dan perkembangan dunia bisnis dan kewirausahaan sebagai bagian dari program ekonomi yang menjadi pilar ketiga gerakan Muhammadiyah setelah pendidikan dan sosial kesehatan,” jelas Haedar.

Namun demikian, Allah berkehendak lain. Haedar pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan, sehingga ikhlas menerima musibah ini.

“Muhammadiyah Jawa Timur dan nasional betul-betul kehilangan Pak Najikh. Kita lepas beliau dengan ikhlas diiringi do'a semoga husnul khatimah, diampuni kesalahannya, serta diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT,” pungkas Haedar.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya