Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Sulit Bagi Rakyat Percaya Pemerintah Jika Sri Mulyani Tetap Mau Ekspor APD

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang akan tetap melakukan ekspor Alat Pelindung Diri (APD) ke Korea Selatan dan Jepang merupakan langkah yang anomali.

Pasalnya, kebutuhan APD dalam negeri untuk menghadapi pandemi virus corona baru atau Covid-19 ini masih kekurangan. Apalagi, tim medis tanah air yang masih memerlukan APD untuk menangani pasien Covid-19.

Begitu tegas Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (17/4).


"Rasanya sulit menafsir isi pikiran Sri Mulyani, bagaimana bisa lakukan ekspor sementara kebutuhan dalam negeri compang-camping," kata Dedi Kurnia Syah.

Menurutnya, pemerintah seharusnya memprioritaskan kebutuhan APD dalam negeri yang masih sangat membutuhkan. Sebab, untuk mensuplai kebutuhan APD, masyarakat secara sukarela bahu-membahu membantu pengadaan APD.

"Menjamurnya donasi publik untuk suplai APD adalah bukti negara tidak miliki kesiapan. Kalau kemudian Menkeu tetap ekspor, maka semakin sulit mempercayai kerja pemerintah," pungkasnya.

Menkeu Sri Mulyani menegaskan pihaknya akan tetap melakukan ekspor APD ke luar negeri yakni Korea Selatan dan Jepang. Namun dia mengklaim, rencana ekspor itu tanpa mengurangi kebutuhan dalam negeri untuk menangani Covid-19.

"Indonesia juga membantu (negara lain), karena salah satu negara penghasil APD terbesar dunia. Jadi kontrak dengan negara lain tetap akan kami penuhi tanpa kita korbankan kebutuhan APD di dalam negeri," ujar Sri Mulyani usai rapat sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo melalui konferensi video, Selasa (14/4

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya