Berita

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, terus ingatkan masyarakat untuk tidak memberi stigma negatif terhadap pasien Covid-19/Istimewa

Nusantara

Cerita Warga Dusun Panasan Yang Guyub Bantu Pasien Positif Covid-19 Hingga Sembuh

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 11:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta warga Jawa Timur dan warga Indonesia secara luas untuk meneladani solidaritas dan keguyuban warga Dusun Panasan Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan dalam melawan wabah corona dan dalam menyikapi warga di sekitarnya yang terinfeksi covid-19.

Pasalnya, warga dusun tersebut kompak dan tidak memberikan stigma negatif kepada tetangga mereka yang dinyatakan berstatus positif Covid-19. Sebaliknya, warga dusun justru memberikan dukungan fisik maupun mental kepada warga yang melakukan isolasi karena Covid-19.

“Ini contoh yang sangat baik bagi warga Jawa Timur. Bahwa ada keguyuban dari warga Dusun Panasan saat ada satu keluarga di kampung mereka yang terinfeksi Covid-19, dan harus diisolasi. Warga di sana memberikan simpati dan empati yang luar biasa sebagai dukungan bagi warga yang terinfeksi agar bisa segera sembuh,” kata Gubernur Khofifah usai melakukan teleconference dengan keluarga Endang Lestari, warga Dusun Panasan yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Kamis malam (16/4).


Saat itu Gubernur Khofifah meminta agar Endang Lestari menceritakan bagaimana pengalamannya dan keluarga dari awal terinfeksi Covid-19 hingga akhirnya sembuh atau terkonversi negatif SARS-CoV-2.

“Riwayat perjalanan kami, sebenarnya kami terinfeksi dari almarhum ayah kami yang dinyatakan positif Covid-19 setelah dua hari wafat. Beliau diketahui baru saja pulang dari mengikuti kegiatan seminar di Bogor,” tutur Endang Lestari, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Begitu mendapatkan konfirmasi bahwa sang ayah yang meninggal dunia pada dua hari sebelumnya terinfeksi Covid-19, petugas puskesmas segera mendatangi keluarga mereka dan melakukan rangkaian tes swab.

Yang pertama kali terkonfirmasi positif adalah sang ibu dan langsung dirawat di RSUD dr Soedono Madiun. Sedangkan Endang dinyatakan positif tiga hari setelahnya.

“Saat menjalani perawatan, kami memang semula kaget. Tapi kami juga sudah mengira bahwa kami juga akan tertular karena kami sangat ‘los’ saat berkontak dengan ayah. Karena kan kami merawat, jadi kami merasa wajar dan menyiapkan mental jika dinyatakan terpapar,” ceritanya.

Lebih lanjut Endang menceritakan, proses menunggu hasil swab memang cukup memakan waktu. Selama menunggu hasil swab mereka diisolasi mandiri di rumah.

“Di saat isolasi mandiri inilah tetangga kami memberikan support yang sangat besar pada kami. Jadi walaupun mereka menjaga jarak, mereka tetap menunjukkkan solidaritas dengan sering menawari apa yang kami butuhkan. Misalnya sayuran, lauk pauk, makanan, mereka memberikan ke kami dengan dicantolkan ke pagar. Kami tidak bisa keluar rumah maka mereka yang membelikan,” ucapnya sembari menunjukkan gambar hasil potret sayuran dalam plastik yang dicantolkan di pagar depan rumah.

Tidak hanya itu, Endang juga mengaku mendapatkan support besar dari perawat dan tenaga kesehatan di RSUD dr Soedono Madiun. Tenaga kesehatan di rumah sakti tak kenal lelah memberikan semangat untuk bisa sembuh. Hal tersebut akhirnya terwujud setelah Endang menjalani 21 hari masa perawatan dan dinyatakan sembuh.

“Pesan kami bagi seluruh warga masyarakat, di tengah pandemik Covid-19 ini tolong lebih baik ikuti anjuran pemerintah. Tetap tinggal di rumah. Keluar rumah hanya untuk urusan yang sangat penting dan jangan pergi tanpa masker. Itu menjadi imbauan kami,” kata Endang yang mengaku tak memiliki gejala klinis meski dinyatakan positif covid-19 ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya