Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari/Net

Politik

Pimpinan Komisi I DPR Minta Kebijakan Validasi IMEI Tidak Berlaku Surut

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 10:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebijakan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang ditandatangani tiga menteri, yakni Menkominfo, Menteri Perdagangan, dan Menteri Perindustrian mendapat dukungan dari pimpinan Komisi I DPR.

Sedianya kebijakan yang diteken ada pada 18 Oktober 2019 akan mulai diberlakukan besok, Sabtu (18/4).

Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menilai validasi IMEI dapat menjadi faktor penguat bagi industri seluler serta melindungi konsumen dari barang “black market” atau barang illegal.


“Namun penerapannya jangan sampai mengorbankan konsumen yang sebelum peraturan ini diberlakukan telah membeli perangkat seluler yang IMEI-nya tidak terdaftar di Kementerian Perindustrian,” jelas Kharis kepada wartawan, Jumat (17/4).

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menambahkan bahwa Kominfo harus siap dengan regulasi yang terpadu bersama dengan Kementerian terkait agar tidak muncul kegaduhan di masyarakat. Ini mengingat perangkat seluler yang kini aktif telah melebihi jumlah penduduk Indonesia.

“Jangan sampai diberlakukan mundur karena itu merugikan konsumen. Mereka membeli ponsel tentu berfikir bahwa semua yang dijual digerai atau online itu adalah legal," terang Kharis.

Anggota dewan dari Solo ini meminta agar validasi IMEI hanya diberlakukan terhadap semua ponsel yang dibeli konsumen setelah 18 April 2020, sehingga pengguna ponsel yang sudah aktif sebelum aturan ini berlaku tetap terlindungi.

“Industri selular nasional juga akan menjadi lebih bergairah karena terlindungi dari serbuan barang ilegal di pasaran" tutup Kharis.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya