Berita

Meme yang beredar di media sosial/Net

Politik

Pesan Rizal Ramli: Kalau Etika Conflict Of Interest Aja Ora Ngerti, Ndak Usahlah Jadi Pejabat

JUMAT, 17 APRIL 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Staf Khusus Presiden Joko Widodo terus menuai sorotan publik. Mereka diduga telah menyalahgunakan wewenang yang dimiliki untuk melancarkan bisnis yang dijalani.

Seperti Stafsus Presiden Andi Taufan Garuda Putra yang berkirim surat ke camat se-Indonesia dengan menggunakan kop Sekretariat Kabinet. Surat itu berisi permintaan kepada para camat agar perusahaanya, PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha) diikutsertakan dalam giat melawan Covid-19.

Tidak hanya Andi Taufan yang jadi sorotan. Mata publik juga tertuju pada Stafsus Presiden Belva Devara yang perusahannya, mendapat proyek sebagai salah satu aplikator Kartu Prakerja. Nilai dari total proyek aplikator itu sendiri mencapai Rp 5,6 triliun.


Sorotan tokoh nasional, DR. Rizal Ramli pun tidak luput dari fenomena Stafsus Presiden yang terkesan menggunakan kewenangan untuk memperkaya perusahaan. Menurutnya, seseorang yang tidak bisa menjunjung etika conflict of interest, maka dia tidak boleh jadi pejabat negara.

“Kalau soal sederhana seperti etika “conflict of interest” aja ora ngerti, ndak usahlah menjadi pejabat negara,” tekannya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Jumat (17/4).

Dia mengingatkan bahwa amanah yang diberikan kepada seorang pejabat negara harus dijunjung tinggi. Amanah itu adalah kepercayaan untuk benar-benar memberi pelayanan kepada rakyat.

Jika hal itu tidak bisa dijunjung tinggi, maka Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu menyarankan agar Andi Taufan cs fokus saja jadi pengusaha. Selain lebih bermanfaat, mereka juga tidak akan dikepret seperti para “tikus”.

“Ingat amanah dan fatsoen-nya beda, ngurusin rakyat bukan kantong pribadi. Lebih baik fokus jadi pengusaha sukses, bermanfaat dan dihormati. Daripada tikus yang perlu dikepret,” tutupnya.

Secara satire, mantan Menko Maritim itu mengunggah sebuah meme yang beredar di media sosial. Meme itu menggambarkan ilustrasi tujuh stafsus milenial Jokowi lengkap dengan tulisan “Beri Aku 10 Pemuda, Akan Aku Guncang Kas Negara!”.

Tulisan ini mirip dengan quote dari pendiri bangsa, Bung Karno yang mengatakan, “beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia”.

“Omongan Bung Karno diwolak-walik, demi KKN. Negara ambyar bah,” demikian sindiran dari Rizal Ramli.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya