Berita

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Harusnya Yang Didiskon BBM Angkutan Pelabuhan, Ojol Mahal Enggak Bikin Inflasi

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 20:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aktivitas arus kapal dan barang yang keluar masuk di Pelabuhan Tanjung Priok naik sebesar 9 persen di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono yang mengaku mendapat laporan dari serikat pekerjaPelabuhan Tanjung Priok.

"Peningkatan ini bagus untuk dipublikasikan guna meningkatkan kepercayaan pelaku pasar dan masyarakat yang sudah agak down akibat dampak Covid-19 . Artinya, kegiatan ekonomi dari sektor industri yang berbasis ekspor impor tidak banyak terpengaruh oleh dampak Covid-19," kata Arief Poyuono kepada redaksi, Kamis (16/4).


Namun demikian, kata Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN ini, laporan tersebut tak sejalan dengan para pekerja yang mengeluhkan tingginya kebutuhan biaya hidup dan meningkatnya operasional perusahaan logistik.

"Karena itu, pemerintah seharusnya memberikan cashback harga BBM kepada mereka yang jauh lebih berguna dalam menjaga inflasi akibat ongkos logistik yang sudah mulai mahal di saat Covid-19," tegasnya.

Hal itu juga menyikapi keputusan Pertamina yang justru hanya memberikan keringanan kepada pengemudi ojek online secara terbatas. Menurutnya, diskon BBM bagi perusahaan jasa angkutan pelabuhan dan logistik juga penting dilakukan.

"Jangan kira hanya pengemudi ojol saja yang terkena dampak Covid-19. Buruh-buruh tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan yang jumlahnya jutaan juga terdampak oleh pengaruh Covid-19. Ojol tarif mahal enggak ada dampak terhadap inflansi, tapi angkutan armada logistik dan pelabuhan mahal pasti harga-harga barang ikut naik," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya