Berita

Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Tak Sekadar Cashback, Pemerintah Dituntut Turunkan Harga BBM Agar Rakyat Tak Susah

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 19:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), baik Premium, Pertalite, maupun Pertamax harus segera dilakukan pemerintah merujuk penurunan harga minyak mentah dunia.

Penyesuaian penurunan harga penting untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemik virus corona baru atau Covid-19.

"Penurunan harga BBM bisa memberi pengaruh besar bagi masyarakat karena turunnya harga kebutuhan rumah tangga dan bahan pokok. Ini akan sangat membantu rakyat di tengah bencana Covid-19 ini," kata Ketua Bidang Energi DPP KNPI, Muhammad Chairul Basyar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4).


Ia menyadari saat ini pemerintah dilema dengan pilihan menurunkan harga BBM. Sebab bila BBM sudah diturunkan, akan sulit untuk menaikkan kembali di kemudian hari di saat harga minyak dunia stabil.

Namun, kata dia, publik sudah paham harga minyak dunia akan stagnan bila mengacu kondisi saat ini di mana OPEC dan produsen minyak lain seperti di Russia dan Meksiko sepakat memangkas produksi 10% untuk menjaga harga.

"Tapi pasar sering melihat mereka kadang tidak disiplin. Ditambah permintaan global juga anjlok. BBM tidak akan naik signifikan. Vaksin corona hingga kini belum ditemukan, musim dingin nanti, bisa-bisa kasus melonjak lagi," tegasnya.

"Jadi, kalau negara mau adil ke rakyatnya ya harga BBM harus turun. Itu akan sangat menolong rumah sakit, para petani, nelayan, buruh dan lain-lain," sambung Chairul.

Di sisi lain, ia juga mengkritisi kebijakan Pertamina yang memberikan cashback setengah harga bagi pengemudi ojek online.

"Lalu harga BBM murah untuk rakyat kecil lain bagaimana? Untuk petani, buruh, pekerja informal, perawat rumah sakit, dan rakyat wong cilik lainnya?" pungkas Chairul.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya