Berita

Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Pasien Sembuh Naik 4 Kali Lipat, Jubir Covid-19: Kuncinya Kesadaran Pasien

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 19:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pasien positif virus corona baru (Covid-19) yang berhasil sembuh meningkat drastis, yakni sebanyak 548 orang. Lonjakan ini terjadi karena penambahan jumlah pasien sembuh per hari ini mencapai 102 pasien.

Hal ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertambahan pasien sembuh pada Rabu kemarin (15/4) yang hanya 20 orang. Dengan demikian kenaikan ini mencapai 4 kali lipat.

Menurut Jurubicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, lonjakan jumlah kasus sembuh adalah suatu hal yang patut untuk disyukuri. Namun ia menekankan, keberhasilan pasien sembuh dari jangkitan virus corona muncul dari dalam diri pasien sendiri.


"Karena kan kita tahu bersama, penyakit yang ditimbulkan Covid-19 belum ada obatnya, atau vaksinnya," ujar Achmad Yurianto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/4).

Pemerintah, lanjutnya, hanya sebagai mediator untuk proses penyembuhan pasien yang terinfeksi. Dengan kata lain, seluruh sarana dan prasarana yang disediakan pemerintah, seperti rumah sakit, dokter, perawat, alat kesehatan, dan bahkan layanan informasi, tidak akan berarti tanpa ada kesadaran sembuh dari sang pasien.

Karena menurutnya, virus asal Wuhan, China ini bisa disembuhkan dengan meningkatkan imunitas tubuh dari si pasien. Selain itu, faktor psikologis dari pasien juga menjadi faktor penentu kesembuhan.

"Perawatan RS dan optimisme pasien itu harus seiring. Oleh karenanya untuk masyarakat yang mau sembuh harus muncul dari kesadaran diri sendiri," demikian Achmad Yurianto.

Hingga hari ini, data terbaru penanganan Covid-19 menunjukkan informasi yang optimis. Di mana, jumlah pasien sembuh sudah sebanyak 548 orang. Sementara, kasus meninggal sebanyak 496 orang.

Meski begitu, faktor kedisiplinan masyarakat sampai saat ini juga masih diuji. Sebab, jumlah pasien positif bertambah 380 orang. Sehingga total kasus positif menjadi 5.516 orang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya