Berita

Ilustrasi rapid test/Net

Kesehatan

Dari 45.227 Rapid Test Di Jakarta, 1.603 Orang Positif Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 17:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan rapid test Covid-19 sebagai proses deteksi dini massal dengan menyasar serta memprioritaskan orang-orang yang berisiko tinggi tertular.

Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, Catur Laswanto, menjelaskan, rapid test dilakukan lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi Kepulauan Seribu serta PPKP (Pusat Pelayan Kesehatan Pegawai).

"Sampai dengan saat ini telah dilaksanakan rapid test dengan jumlah total sebanyak 45.227 orang. Hasilnya, sejumlah 1.603 orang dinyatakan positif atau sebesar 3,5%. Sedangkan 43.624 orang dinyatakan negatif," ungkap Catur saat konferensi pers di Balaikota, Kamis (16/4).


Ia melanjutkan, langkah selanjutnya yakni melakukan pengambilan swab, isolasi mandiri atau dirujuk ke shelter (sesuai kriteria) selama menunggu hasil PCR. Bila kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit.

Sedangkan jika hasilnya negatif, pasien diinformasikan untuk Isolasi mandiri 14 hari. Namun bila kondisi memburuk, akan dirujuk ke RS dan dilakukan pemeriksaan PCR serta memeriksa ulang rapid test satu kali pada hari ke 7-10 setelah tes awal.

"Mudah-mudahan apa yang sudah diputuskan Pemprov DKI Jakarta di dalam penetapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di DKI Jakarta betul-betul diikuti sehingga kita dapat menuntaskan perang terhadap Covid-19 ini secepat mungkin," tandas Catur.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya