Berita

Ojek online/Net

Politik

Istimewakan Ojol, BUMN Dan Pemerintah Dinilai Tidak Adil

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 12:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kebijakan pemerintah yang memberikan bantuan kepada driver ojek online seperti yang dilakukan Pertamina mendapat protes keras dari Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono.

Dia menilai bahwa kebijakan tersebut sangat tidak adil, dan ada unsur KKN.

"Aneh ini pembuat kebijakan ekonomi pemerintah dalam membantu pelaku usaha kecil yang terkena dampak Covid-19. Kok malah yang dibantu tranportasi ojol saja sih," kata Arief Poyuono, Kamis (16/4).


Dia menilai bahwa kebijakan ini dicurigai karena pendiri ojol duduk sebagai menteri dan salah satu komisarisnya adalah kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir. Menurutnya, jika mau adil, harusnya semua sektor mendapat perhatian.

Pemerintah lewat BUMN baru saja mengeluarkan kebijakan bahwa ojol satu-satunya transportasi yang mendapatkan promo cash back sebesar 50 persen untuk pembelian BBM non-subsidi di SPBU Pertamina dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

"Ini juga merupakan kebijakan yang sangat tidak adil dan terlihat pengambil kebijakan tidak tahu benar mana saja yang mestinya diberikan subsidi BBM untuk menjalankan usahanya di saat pandemik ini. Kok cuma untuk ojol saja ya," ujar Arief Poyuono yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Padahal, lanjut Arief Poyuono, masih banyak sektor lain yang juga kelabakan. Seperti UKM dan moda transportasi lainnya yang masih membutuhkan subsidi BBM bagi kelangsungan usaha selama pandemik Covid-19.

Misalnya lagi, nelayan sulit mendapatkan BBM murah untuk mencari ikan, justru tidak diberikan cashback BBM, lalu buruh yang sudah banyak akan dipotong gajinya akibat Covid-19 juga tidak dapet cashback.

"Lalu UKM makanan minuman yang mengunakan gas LPG dan BBM tidak mendapatkan cashback, kemudian angkot dan taksi kok enggak dikasih cashback," ujar Arief Poyuono.

Terlihat kebijakan Pertamina memberikan cashback ke ojol hanya untuk menyenangkan Presiden Joko Widodo saja, dan cari muka, akan tetapi kebijakan ini salah sasaran.

"Jangan-jangan provider starup unicorn ojek online sudah punya keluarga menteri yang punya hubungan sama pemerintah. Ayo adil dong jangan aji mumpung," tutup Arief Poyuono.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya