Berita

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli/Net

Bisnis

Tidak Ada Cara Lain, Tinggalkan Strategi Lama Agar Indonesia Jadi Economic Superpower

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 10:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Vietnam, India dan Meksiko diperkirakan akan menjadi negara economic superpower dalam 10 sampai 20 tahun ke depan.

Ekonom senior Dr. Rizal Ramli menyayangkan Indonesia tidak masuk dalam ketegori itu. Padahal kalau mau, Indonesia bisa menjadi negara economic superpower.

Menurut mantan Menko Perekonomian ini, perekonomian Indonesia memiliki peluang untuk tumbuh secara signifikan. Namun, tentu ada syarat yang harus dilakukan, yaitu meninggalkan strategi atau cara lama yang sudah terbukti gagal.


Cara lama itu adalah neoliberalism dan austerity, yang selama 6 tahun ini terbukti gagal mengangkat ekonomi tumbuh di atas 6 persen.

"Kenapa RI tidak masuk? Bukankah Pak @jokowi sudah 6 tahun pidato-pidato: 'Please invest in my country!'. Waktunya untuk review kebijakan dan reorientasi strategi! Cara-cara lama yang gagal sudah waktunya harus ditinggalkan," tuturnya

"Creating new economic superpower," lanjut Rizal Ramli menambahkan.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya