Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Mishbakun Usul Diskon Listrik Diberikan Hingga Pelanggan 2.300 VA

RABU, 15 APRIL 2020 | 23:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Insentif atau diskon listrik yang diberikan pemerintah selama masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dianggap belum cukup oleh Anggota Komisi IX DPR RI Mukhamad Misbakhun.

Politisi Partai Golkar ini berpendapat belum cukup diskon listrik sebesar 100 persen yang diberikan hanya kepada pelanggan 400 VA, dan diskon 50 persen bagi pelanggan 900 VA.

Sebab menurutnya, dalam kondisi krisis ini pemerintah harus memenuhi kebutahan dasar masyarakat secara merata.


"Nah dalam krisis begini, pelampung pertama yang kita lemparkan ke orang pertama, kedua juga kita kasih pelampung, ketiga juga di kasih pelampung, yang keempat juga kita kasih pelampung. Karena apa? Beda, benturan krisisnya," ungkap Mukhamad Misbakhun dalam sebuah dialog yang disiarkan secara virtual, pada Rabu (15/4).

Oleh karena itu,Mukhamad Misbakhun meminta kepada pemerintah untuk memerintahkan PLN memberikan insentif yang merata. Di mana secara eksplisit, ia meminta agar diskon listrik juga diberikan kepada kalangan menengah ke atas.  

"Contoh sederhanannya saya mengusulkan gratiskan listrik sampai 2.300 watt. Sampai 6 bulan. Implikaisinya apa? Uang yang dipakai untuk bayar listrik paling tidak bisa dipakai bayar beli makanan," sebutnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya