Berita

Jurubicara pemerintah untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Achmad Yurianto/Istimewa

Kesehatan

Instruksi Presiden Jokowi: Prioritaskan Anggaran Untuk Kemaslahatan Rakyat

RABU, 15 APRIL 2020 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Achmad Yurianto memastikan pemerintah akan mencukupi kebutuhan masyarakat selama masa pandemik corona.

Ia mengklaim, seluruh pihak telah sejalan dengan Presiden Joko Widodo, yakni memprioritaskan anggaran kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (APBN/APBD), untuk kemaslahatan warga Indonesia.

"Dalam kondisi ini, Presiden telah mengarahkan kita agar anggaran pemerintah diprioritaskan untuk kemaslahatan masyarakat, dalam menangani bencana virus Covid-19," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual, yang diselenggarakan di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (15/4).


Seluruh anggaran yang dimiliki pemerintah nantinya akan diintegrasikan ke dalam prioritas utama. Yaitu, mengehentikan sebaran Covid-19 dengan cara mitigasi yang sudah ditetapkan kebijakannya.

Sejumlah anggaran pun akan dialokasikan kepada sejumlah program pemerintah, di antaranya program kartu sembako, program kartu pra kerja, program keluarga harapan (PKH), dan bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Jaring pengaman sosial adalah salah satu cara kita untuk melindungi masyarakat agar bisa konsentrasi untuk memberantas, mencegah, dan mengurangi penyebaran virus Covid-19 ini," demikian Achmad Yurianto.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya