Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Akan Undang Turis Asing Di Tengah Wabah Corona, Aktivis: Rencana Luhut Binsar Membahayakan Keselamatan Rakyat Indonesia

RABU, 15 APRIL 2020 | 16:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) lagi-lagi mengeluarkan kebijakan yang akan mengancam keselamatan rakyat Indonesia.

Di mana, LBP akan menggenjot sektor pariwisata dan perhotelan dengan cara memberikan insentif pariwisata bagi turis asing khususnya dari China, Jepang dan Korea Selatan yang telah mulai pulih dari kondisi Covid-19.

Melihat itu, Aktivis yang juga mantan Sekjen Prodem, Satyo Purwanto mengatakan, Presiden Joko Widodo selalu salah menempatkan seseorang di tempat yang tepat saat ini yang dibutuhkan dalam situasi krisis.


"LBP sekelas menteri lainnya yang asal ngomong, padahal di banyak negara yamg di maksud situasinya mereka juga sedang dalam dalam travel ban, dan orang ini gak punya sense of crisis sama sekali, sangat disayangkan," ucap Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/4).

Dengan rencana kebijakan LBP tersebut, kata Satyo, akan mengancam keselamatan dan keamanan bagi rakyat Indonesia.

"Betul bahwa negara ini butuh pemasukan tapi bukan dengan memberikan resiko keselamatan dan keamanan bagi masyarakat Indonesia," tegas Satyo.

Apalagi, lanjutnya, di Indonesia masih belum dicabut aturan travel ban. Sehingga, LBP diharapkan untuk tidak lagi membenturkan aturan yang telah dibuat.

"Lagi pula travel ban di Indonesia pun masih belum dicabut dan harusnya memang tetap begitu, lalulintas orang antar negara harus dibatasi ketat," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya