Berita

Kader PKS beri pelatihan pemulasaraan jenazah/Ist

Politik

PKS Terjun Ke Lapangan Beri Pelatihan Dan Layanan Pemulasaraan Jenazah Corona

RABU, 15 APRIL 2020 | 15:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan segala daya dan upaya untuk mengabdi kepada masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi pandemik Covid-19.

Upaya itu dimulai dari menyisihkan gaji, memberikan bantuan APD, masker, dan sembako hingga yang terbaru melakukan pelatihan dan pelayanan pemulasaraan jenazah Covid-19. Tujuan pelatihan adalah untuk meringankan beban keluarga korban yang kian hari terus meningkat pasien terduga atau positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Begitu kata politisi PKS Abdul Kharis Almasyhari di sela-sela Rapat Koordinasi Relawan Kepanduan PKS Solo Raya, Rabu (15/4). Dia mengurai bahwa tim kepanduan PKS seluruh Indonesia tengah bahu-membahu melakukan pelatihan dan pelayanan pemulasaraan jenazah gratis untuk semua korban Covid-19.


Pembina kepanduan DPP PKS itu menambahkan bahwa Kepanduan PKS sejak tiga hari terakhir telah melakukan pelatihan standar pemulasaraan jenazah Covid-19 hingga teknis pemakaman sesuai aturan yang dibuat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sementara untuk di Solo sudah bekerjasama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Solo.

“PKS terjun langsung membantu pada saat masyarakat takut dan menjauhi jenazah korban Covid-19. Kami mencoba yang terbaik untuk jenazah dengan ditangani secara profesional sesuatu standar Menkes dan WHO,” jelas wakil ketua Komisi 1 DPR RI.

Untuk sementara tim pemulasaraan memang baru di Solo. Dia memastikan akan meluas ke seluruh Jawa Tengah dan InsyaAllah seluruh Indonesia, melalui jejaring Kepanduan PKS. Saat ini beberapa jenazah Covid-19 dari rumah sakit Moewardi sudah dipulasarakan oleh tim Kepanduan PKS.

"Semoga dari upaya kami yang kecil ini, tidak lagi membuat kekhawatiran masyarakat bagaimana bersikap terhadap jenazah saudara kita yang menjadi korban Covid-19 kewajiban kita menghantarkan korban sesuai nilai Agama dan Kemanusiaan,” tutup Kharis.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya