Berita

I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi/Net

Politik

Sesuai Kepercayaan Hindu, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Ucap Sumpah Jabatan Sebagai Komisioner KPU RI

RABU, 15 APRIL 2020 | 14:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo melantik I  Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi sebagai Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk sisa masa kerja periode 2017-2022.

Pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat ini, dihadiri oleh Ketua KPU RI Arief Budiman.

Dalam prosesi pelantikan, pihak sekretariat negara mengucapkan bahwa I  Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi diangkat berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 38/2020, tentang Pengesahan Pengakatan Antar Waktu Anggota KPU RI untuk sisa masa jabatan 2017-2022.


"Menimbang, mengingat, memutuskan, menetapakan dan seterusnya, ke satu, mengesahkan pengangkatan antar waktu I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi sebagai Anggota KPU RI," ucap pihak Setneg dalam acara pelantikan ini.

Selanjutnya, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dibimbing oleh Presiden Joko Widodo untuk mengucapkan sumpah jabatan sesuai kepercayaan Hindu yang dianutnya.

"Om atta parama wisesa saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi tugas dan kewajiban saya, sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," ucap I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengikuti Jokowi.

Kemudian, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi berjanji untuk menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu, dengan sungguh-sungguh, jujur, adil dan cermat.

"Demi suksesnya Pemilu anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan daerah, presiden dan wakil presiden serta dewan perwakilan rakyat daerah, demi tegaknya demokrasi dan keadilan. Serta mengutamakan kepentjngan NKRI daripada kepentingan pribadi atau golongan," pungkasnya.

Usai mengucapkan sumpah, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menandatangi berita acara pengangkatannya, yang diikuti dengan tanda tangan oleh Jokowi.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya