Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Percepat Bantuan Kredit UMKM, Jangan Sampai Tutup Baru Bergerak

RABU, 15 APRIL 2020 | 13:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo kembali menginstruksikan kepada jajaran kabinetnya untuk membuat kebijakan ekonomi yang dirasakan langsung masyarakat, khususnya dalam kondisi pandemik Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam rapat terbatas (Ratas) pagi tadi, Jokowi meminta kepada jajaran Kabinet Indonesia Maju, untuk segera menjalankan kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit pinjaman bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Yang pertama mempercepat eksekusi program relaksasi restrukturisasi kredit bagi UMKM yang mengalami kesulitan," ucap Jokowi dalam ratas yang disiarkan secara virtual di Istana Bogor, Rabu (15/4).


Mantan walikota Solo ini secara khusus memerintahkan, agar mekanisme bantuan untuk kredit UMKM yang berupa subsisdi bunga, penundaan bayar pokok kredit, dan tambahan kredit modal kerja harus segera dilaksanakan.

Percepatan program ini dimaksudkan untuk mencegah gejolak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Jokowi meminta para menteri untuk mempersiapkan semua anggaran yang diperlukan.

"Jangan menunggu sampai mereka tutup baru kita bergerak. Jangan sampai nanti terlambat, jangan sampai terlambat dan menimbulkan gejolak di masyarakat," imbau Jokowi.

"Semua saya minta, semua kebutuhan betul-betul dihitung anggarannya. Sehingga kita nantinya bisa memutuskan," dia menambahkan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya