Berita

Wiku Adisasmito/Net

Kesehatan

Masker Tidak Sembuhkan Orang Sakit, Orang Sehat Harus Pakai Untuk Lindungi Diri

RABU, 15 APRIL 2020 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, kembali mensosialisasikan penggunaan masker untuk masyarakat.

Sosialisasi ini disampaikan Wiku Adisasmito dalam sebuah dialog bertemakan "Sosialisasi Pedoman Standar APD dan Jenis-Jenis Tes Covid-19 di Indonesia", yang disiarkan secara virtual dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (15/4).

Dalam pemaparannya disebutkan, masker adalah salah satu langkah pencegahan penularan termudah yang bisa dilakukan masyarakat.


"Itu (masker) salah satu cara memutus, bukan satu-satunya. Karena ada yang lain yang harusnya kita lakukan untuk memutus (rantai penularan)," ujar Wiku Adisasmito.

Namun, penggunaan masker diharuskan digunakan untuk dua kategori masyarakat. Yakni yang pertama bagi masyarakat yang merasa sakit, atau memiliki gejala sakit corona. Misalnya batuk kering, pilek dan demam. Sementara kategori yang kedua adalah masyarakat yang sehat.

Terkhusus untuk masyarakat yang sakit, Wiku Adisasmito mengatakan, penggunaan masker tidak membuat sembuh. Tapi hanya mencegah menularkan penyakitnya.

"Kalau (misalkan) saya punya virus di dalam saya, saya pakai masker enggak ada gunanya. Kan saya sudah punya virusnya. Maka saya melindungi orang lain," terang Wiku Adisasmito.

Sementara, untuk penggunaan masker bagi masyarakat yang sehat juga penting. Alasannya adalah selain untuk mencegah diri sendiri dari penularan Covid-19, juga berfungsi untuk menjaga kesehatan orang lain.

"Dari itu, orang lain harus melindungi kita. Caranya dia juga pakai masker. Mari kita sama-sama melindungi," demikian Wiku Adisasmito.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya