Berita

Agus Andrianto (kanan) dan Wishnutama Kusubandio/Net

Nusantara

Setelah Corona Berakhir, Polri Siap Dukung Geliat Pariwisata Tanah Air

RABU, 15 APRIL 2020 | 10:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Agus Andrianto melakukan kunjungan silaturahmi kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, di Jalan Medan Merdeka Barat No. 17, Jakarta, Selasa (14/4).

Pada kesempatan itu Wishnutama mengungkapkan, pandemik Covid-19 sangat berdampak bagi sektor pariwisata. Sekitar 50 juta pekerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, formal dan informal, terdampak wabah ini.

"Dalam situasi saat ini, sektor pariwisata tidak bisa berbuat apa-apa, hanya berharap wabah ini segera berakhir. Setelah wabah ini berakhir, kami akan memfokuskan pembangunan lima tempat wisata, salah satunya NTB dan Mandalika," kata Wishnutama.


Oleh karena itu, lanjut dia, dibutuhkan program-program dan kerja sama antara instansi pemerintahan, termasuk bantuan dukungan dari Polri.

Bantuan Polri yang dimaksud terutama pada aspek keamanan, sebagai salah satu aspek utama sektor pariwisata. Saat ini dari aspek keamanan, dunia pariwisata Indonesia masih dalam kondisi kuning di radar pariwisata dunia.

"Diharapkan Polri bisa menjadikan Indonesia hijau di radar, dengan demikian pendapatan negara dan masyarakat akan meningkat, mengingat pendapatan negara terbesar kedua adalah dari pariwisata walaupun dengan situasi kuning," ungkap Wishnutama.

Menanggapi hal itu, Agus Andrianto menegaskan Polri selalu siap mendukung kebijakan pemerintah.

"Pariwisata sangat strategis dalam meningkatkan pemasukan negara. Polri mendukung Kementerian Parekraf dengan siap mengamankan tempat-tempat pariwisata," tegas dia.

Menurut Agus Andrianto, untuk mendukung geliat pariwisata, Polri akan mempersiapkan, membenahi, dan merapikan kantor-kantor polisi dalam rangka memberikan pelayanan kepada wisatawan baik kantor Polres, Polsek, Pospol, pos bandara, pos pelabuhan, dan pos-pos pelayanan lainnya.

"Selain itu, kami juga akan mempersiapkan serta mencukupi kebutuhan dan melatih personel dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, termasuk di antaranya mendesain ulang seragam polisi yang bertugas di obyek wisata agar lebih ramah bagi wisatawan," tutupnya.

Pada pertemuan yang penuh keakraban itu, Kabaharkam Polri didampingi Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Bambang Ghiri dan Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Wahyudi Hidayat, sementara Menparekraf didampingi oleh Kepala Staf Khusus Bidang Keamanan Menparekraf, Brigjen Adi Deriyan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya