Berita

Ilustrasi/Net

Politik

DPR Dan Pemerintah Kompak Pilkada Dilaksanakan 9 Desember 2020

RABU, 15 APRIL 2020 | 02:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Selasa (14/4) membahas agenda penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serantak tahun 2020 yang sedianya akan dilakukan pada 23 September 2020.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu, disepakati bahwa penyelenggaraan Pilkada Serentak ditunda dan akan dilaksanakan pada 9 Desember tahun 2020 mendatang.

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia menyatakan bahwa DPR telah menyetujui usulan pemerintah terkait penundaan Pilkada Serentak karena pandemik Coronavirus Disease (Covid19).


"Komisi II DPR RI menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak tahun 2020 menjadi tanggal 9 desember 2020. Sebelum dimulainya pelaksanaan tahapan pilkada serentak tahun 2020," demikian kata Doli Kurnia, Selasa (14/4).

Menindaklanjuti keptusan itu, Doli menyebutkan bahwa Komisi II bersama KPU dan Kemendagri akan melaksanakan rapat kerja setelah masa tanggap darurat pandemik Covid-19 berakhir. Rencananya, akan dibahas kondisi terakhir perkembangan penanganan pandemik Covid-19.

Lebih lanjut politikus Golkar ini menjelaskan, merujuk Putusan Mahkamah Konstitusi No:55/PUU-XVII/2019 dan evaluasi terhadap Keserentakan Pemilu pada tahun 2019, Komisi II mengusulkan kepada pemerintah untuk melaksanakan Pilkada dengan melakukan penyesuaian masa jabatan 1 periode selama 5 tahun.

"Komisi II DPR RI mengusulkan kepada pemerintah agar Pelaksanaan Pilkada kembali disesuaikan dengan masa jabatan 1 periode 5 tahun yaitu 2020, 2022, 2023, 2025 dan seterusnya yang nanti akan menjadi bagian amandemen pasal 201 uu no 10 tahun 2016 untuk masuk ke dalam Perppu," demikian kata Doli Kurnia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya