Berita

Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya (kemeja putih)/RMOLSumsel

Nusantara

Demi Kenyamanan Bersama, Setiap Warga Yang Tiba Di Sumatera Selatan Harus Dikarantina

SELASA, 14 APRIL 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 16 orang santri asal Sumatra Selatab yang baru tiba dari Jawa Timur, tak bisa langsung pulang ke kediaman masing-masing. Mereka harus menginap terlebih dahulu di ODP Center atau Rumah Sehat Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang guna menjalani karantina terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Belasan orang santri itu tiba di Palembang dalam waktu yang tidak bersamaan. Di mana 11 orang santri tiba melalui Bandara SMB II Palembang pada Minggu malam (12/4). Sementara 5 orang santri lainnya tiba dengan bus, Senin pagi (13/4).

Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya mengatakan, karantina atau isolasi merupakan sesuatu yang memang wajib diberlakukan untuk masyarakat yang masuk ke wilayah Sumsel.


“Rapid test juga harus dilakukan. Bukan apa-apa, ini demi kenyamanan bersama. Tidak ada salahnya setiap warga yang masuk ke Sumsel dilakukan rapid test. Seperti yang kita lakukan terhadap para santri ini,” kata Mawardi.

Pemprov Sumsel sendiri memang telah komitmen dalam penanganan Covid-19 ini. Termasuk dengan menyediakan ODP Center sebagai tempat karantina untuk masyarakat.

“Tanpa batas kita menyiapkan rapid tes ini. Sebanyaknya kita siapkan berapa kebutuhannya. Kita siap untuk ini, setiap orang silakan manfaatkan ODP Center ini tanpa terkecuali,” terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Soal pelayanan di ODP Center, lanjutnya, telah dilakukan secara maksimal.

“Mandi, makan, dan lainnya kita siapkan. Ini sudah memadai. Kita memang komit dengan keselamatan masyarakat ini. Termasuk para santri ini juga tidak perlu khawatir,” tuturnya.

Kendati begitu, Pemprov Sumsel juga tidak melarang jika ODP ingin mengisolasi diri di rumah masing-masing.

“Tapi tetap harus melewati pemeriksaan dulu. Kita juga melihat rumahnya memadai atau tidak. Ini harus dilakukan dengan benar,” bebernya.

Sebelumnya Ketua IKPM Cabang Sumsel Hendrawan M Ilyas mengatakan, para santri asal Sumsel yang pulang kampung akan melalui jalur darat dan udara. Untuk santri putri rencananya menggunakan dua bus dengan total 93 orang santri, 2 pembimbing, dan 3 wali santri. Sementara yang menggunakan pesawat sebanyak 57 santri dan 4 pembimbing.

Sedangkan untuk santri putra diketahui hanya akan mengunakan bus. Untuk totalnya yakni 288 orang santri dan 14 pembimbing.

“Mereka akan pulang secara bertahap. Ada yang menggunakan pesawat dan ada yang menggunakan bus. Mereka memang sudah mulai pulang sejak kemarin,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya