Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Jangan Menggantang Asap, Jelaskan Ekonomi Naik Berapa Persen Kalau Omnibus Law Sah!

SELASA, 14 APRIL 2020 | 13:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wabah virus corona baru atau Covid-19 ternyata tidak menyurutkan sejumlah pemangku kebijakan untuk tetap membahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Draf sudah dikirim pemerintah ke DPR dan sedang digodok oleh Badan Legislatif (Baleg).

Ekonom senior DR. Rizal Ramli lantas bertanya-tanya target yang ingin dicapai di balik kengototan para dewan dan pemerintah. Dia meminta Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberi hitungan pasti mengenai persentase peningkatan ekonomi, total investasi asing, hingga lapangan kerja yang diciptakan andai RUU tersebut disahkan.  

“Berapa persen peningkatan pertumbuhan ekonomi. DPR, Airlangga (Menko Perekonomian) jangan hanya ngalor ngidul menggantang asap,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (14/4).


Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengingatkan bahwa kesalahan analisa dan diagnosis telah terjadi dalam omnibus law. Sehingga akan gagal atau menghasilkan kebijakan yang salah.

Rizal Ramli lantas mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk tidak membuang-buang waktu hanya untuk hal-hal yang tidak ada kejelasannya. Ini mengingat dalam prediksi Rizal Ramli, RUU Ciptaker yang ditolak banyak kaum buruh tidak akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi.

“Ini cuma hiburan konflik kepentingan. Kenapa anda (Jokowi) membuang-buang waktu untuk mendorong hukum yang memiliki sedikit dampak pada pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pekerjaan?” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya