Berita

Bendera negara-negara ASEAN/Net

Dunia

ASEAN Rilis Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Akibat Corona, Dari 4,9 Persen Menjadi Satu Persen

SELASA, 14 APRIL 2020 | 11:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Asia Tanggara merupakan wilayah yang tidak terlepas ikut terdampak pandemik virus corona baru atau SARS-CoV-2.

Per Senin (13/4), jumlah infeksi corona di ASEAN sudah mencapai angka 19.997 kasus dengan 884 orang meninggal dunia.

Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus dan angka kematian tersebut, para pemimpin negara anggota ASEAN mengadakan KTT Khusus ASEAN untuk membahas Covid-19 pada Selasa (14/4) pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.


Dalam pertemuan tersebut, Vietnam yang menjadi Ketua ASEAN untuk 2020 menyampaikan, pertumbuhan ekonomi ASEAN yang semulanya diproyeksikan sebesar 4,7 persen harus diubah menjadi 1 persen.

"Selain itu, Menlu Vietnam juga menginformasikan ada sekitar 235 kegiatan pertemuan yang terpaksa di-postponed, dimodifikasi, atau bahkan di-cancelled di ASEAN," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Joko Widodo menghadiri petemuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua ASEAN Coordinating Council (ACC) juga menyampaikan kembali komitemen politis negara-negara anggota ASEAN.

Di mana negara-negara anggota ASEAN berkomitmen untuk memperkuat respons bersama dalam memerangi Covid-19 dan membentuk interagency working group untuk mengoordinasikan dan membuat rekomendasi bagi negara ASEAN terkait penanganan Covid-19.

"Di dalam laporannya, ACC memberikan tiga rekomendasi," ujar Retno.

Pertama, terkait dengan upaya containment dan control untuk memerangi pandemi. Kedua adalah mendukung dan melindungi rakyat ASEAN. Dan ketiga adalah mengatasi dampak sosial dan ekonomi dari pandemik tersebut, kata Retno.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya