Berita

PKS dan Demokrat/Net

Politik

Kritis Ke Pemerintah, Wajar Fraksi PKS Dan Demokrat Tidak Diajak Gabung Satgas

SELASA, 14 APRIL 2020 | 11:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak dilibatkannya Fraksi PKS dan Partai Demokrat dalam Satgas Lawan Covid-19 yang dibentuk oleh anggota DPR lintas fraksi, sudah tidak heran lagi.

Sebab, kedua parpol itu selalu kritis terhadap pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin saat berbicara dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/4).


"Tidak terlalu aneh. Karena PKS dan Demokrat termasuk fraksi yang kritis terhadap pemerintah. Jadi ya tak diajak," ujar Ujang Komarudin.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, jika PKS dan Demokrat dilibatkan dalam struktur kepengurusan satgas dikhawatirkan akan terjadi miss orientasi ke depannya.

Mengingat, kedua parpol itu adalah parpol non koalisi alias oposisi pemerintah.

"Yang diajak pasti fraksi-fraksi pendukung pemerintah. Itulah politik. Yang berbeda tidak diajak. Yang sama diajak," kata Ujang Komarudin.

Lebih lanjut, sekalipun pembentukan satgas itu bukan atas nama DPR secara kelembagaan, namun DPR seolah sedang menunjukkan polarisasi yang jelas kepada masyarakat bahwa PKS-Demokrat itu partai oposisi.

"Walaupun tak resmi atas nama DPR. Disitulah terletak polarisasi antara partai koalisi dan partai pengkritik pemerintah," tutup Ujang Komarudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya