Berita

Penyerahan draf omnibus law dari pemerintah ke DPR RI/RMOL

Politik

Buruh Dan Pemerintah Diminta Solid Terkait Omnibus Law RUU Ciptaker

SENIN, 13 APRIL 2020 | 23:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak semua buruh menolak keberadaan omnibus law RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang tengah dibahas DPR RI dan pemerintah.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum Serikat Pekerja Transportasi Jalan Raya (SPTJR), Noak Banjarnahor yang membuka diri terhadap keberadaan omnibus law.

"Kami tidak menolak RUU Cipta Kerja. Kita juga meminta agar para buruh membangun solidaritas bersama pemerintah dan seluruh elemen bangsa, termasuk pengusaha untuk saling bahu-membahu menghadapi situasi sulit sekarang ini, khususnya dalam menghadapi pandemik global virus corona," kata Noak dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/4).


Menurutnya, masih ada peluang keterlibatan publik dalam penyempurnaan perumusan RUU tersebut.

“Saat ini adalah ujian sesungguhnya bagi rakyat Indonesia, khususnya angkatan kerja produktif. Apakah akan memilih status quo dan turut memperburuk situasi, atau turut ambil bagian menjadi solusi bagi permasalahan bersama," sambungnya.

Mengenai pertanyaan dan kecurigaan publik, ia menilai hal itu lantaran pemerintah terlalu tergesa-gesa dan tertutup dalam penyusunan RUU Ciptaker. Pembahasan dinilai telah menutup peluang publik berpartisipasi dalam memberikan sejumlah masukan, khususnya dari buruh sebagai stakeholders terdampak.

Oleh karenanya, ia mengimbau para buruh berempati kepada para pelaku usaha, investor, dan pemerintah. Jika mereka terus merugi, apa lagi terguncang akibat Covid-19, sulit untuk melanjutkan bisnis dan berujung pada penggajian buruh.

“Aturan baru yang mendorong perbaikan iklim pengusaha, berinvestasi, bekerja, dan efisiensi birokrasi kami dukung untuk mengembalikan iklim usaha seperti semula," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya