Berita

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono/Istimewa

Kesehatan

KemenPUPR Realokasi Anggaran Hingga Rp 36,9 Triliun Untuk Penanganan Covid-19

SENIN, 13 APRIL 2020 | 21:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merealokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 36,19 triliun. Anggaran tersebut pun telah diserahkan kepada Kementerian Keuangan.

"Jadi dari Rp 120 triliun total anggaran Kementerian Pekerjaan Umum tahun 2020 direalokasi dan di-refocusing sebesar Rp 36,19 triliun," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (13/4).

Basuki Hadimuljono menerangkan, anggaran yang sudah direalokasi berasal dari anggaran belanja Kemenn PUPR sebesar Rp 24,53 triliun. Sumbernya memangkas 50 persen perjalanan dinas, biaya-biaya rapat kerja, seminar dan juga menunda paket-paket proyek yang sedang berjalan.


"Dikembalikan kepada Kementerian Keuangan untuk dialokasikan langsung kepada bansos dan kegiatan lain yang berhubungan langsung dengan Covid-19 sebesar Rp 24,53 triliun," terang Basuki.

Untuk penggunaan dari dana realokasi ini, selain untuk bansos juga dibagi ke beberapa segmen lainnya, yang tentunya masih terkait penanganan Covid-19.

Basuki menyebutkan, realokasi anggarannya juga sudah dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur kesehatan berupa Rumah Sakit Darurat (RSD) di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Selain itu juga melengkapi sara prasarana di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

"Total Rp 1,66 triliun. Teridiri untuk apa? Untuk Pulau Galang menyiapakan sarana renovasi. Rehabilitasi rumah sakit darurat Wisma Atlet, untuk pembelian alat-alat pendukung lainnya," terang Basuki.

Kemudian untuk sisanya ialah untuk program Padat Karya Tunai sebesar Rp 10 triliun. Dalam program padat karya ini, pemerintah juga membagi penyalurannya lewat beberapa peruntukan.

"Yang jelas dari Rp 120 triliun direalokasi dan di-refocusing Rp 36,19 triliun, dengan padat karya sebanya Rp 10 tilirun," demikian Basuki Hadimuljono.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya