Berita

Presiden Joko Widodo saat membagikan sembaoko ke warga di Harmoni, Jakarta/Netw

Politik

Jangan Berhenti, Kangmas Jokowi Harus Terus Bagikan Sembako Di Jalan!

SENIN, 13 APRIL 2020 | 09:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi Presiden Joko Widodo membagikan sembako di jalanan menjadi soroton publik. Ini lantaran pembagian menimbulkan kerumunan orang yang bertentangan dengan imbauan physical distancing dan Maklumat Kapolri.

Selain itu, pembagian sembako di jalan dinilai bukan cara elegan seorang presiden membantu rakyat. Presiden dengan kekuasaan yang besar seharusnya membantu melalui kebijakan yang diambil.

Namun anggapan berbeda disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono. Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi di Harmoni, Jakarta dan Bogor sudah tepat.


“Kangmas Joko Widodo bagi-bagi sembako di jalan, ini menunjukan kalau kangmas ingin memastikan rakyatnya benar benar tidak ada sembako di rumahnya. Termasuk memastikan sudah pada makan belum keluarga mereka,” ujarnya kepada redaksi, Senin (13/4).

Bagi Arief Poyuono, Jokowi adalah orang yang memiliki amal besar. Sebab, di tengah risiko terinfeksi Covid-19, Jokowi tetap blusukan membagi sembako ke jalan-jalan.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas amal dan perbuatan mulia dari Kangmas Joko Widodo di akhirat nanti,” doanya.

Ketua umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu bahkan memuji Jokowi sebagai pemimpin yang jempolan. Sebab, berani mempertaruhkan nyawa dan jiwanya untuk masyarakat dengan membagi-bagi sembako di jalan.

Arief Poyuono tidak ingin aksi Jokowi ini berakhir. Sebaliknya, dia ingin para kepala daerah melakukan aksi serupa.

“Jangan berhenti, kangmas harus terus turun ke jalan untuk bagi-bagi sembako. Jika perlu juga membagi-bagikan masker dan APD yang sangat dibutuhkan rakyat dan petugas medis di rumah sakit,” tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya