Berita

Ahmad Muzani (kanan) saat memberikan bantuan/Net

Politik

Fraksi Gerindra Salurkan 5 Ribu APD Ke RS Rujukan

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 12:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Fraksi Partai Gerindra di DPR mengaku miris melihat kebutuhan alat pelindung diri (APD) yang berfungsi memproteksi tenaga medis belum terpenuhi, sehingga banyak tenaga medis yang terpapar bahkan meninggal dunia terinfeksi virus corona.

Atas alasan itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan pihaknya bahwa pihaknya telah menggalang dana dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Gerindra untuk membantu kelengkapan tim medis.

Dana yang dikumpulkan dari gaji anggota Fraksi Gerindra itu, kata Ahmad Muzani, telah dibelanjakan untuk 5.000 APD dan 150.000 masker.


APD dan masker akan segera dikirimkan ke sejumlah rumah sakit rujukan pasien virus corona, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

"Kami menyadari bahwa jumlah bantuan yang berasal dari gaji setiap anggota Fraksi Partai Gerindra sangat sedikit dari jumlah ideal yang diperlukan untuk melawan Covid-19," ujarnya kepada wartawan, Minggu (12/4).

Dia berharap bahwa aksi nyata ini dapat menunjukkan kepada para tenaga medis bahwa mereka tidak berjuang sendirian sebagai garda terdepan dalam melawan Covid-19.

Tidak hanya lewat distribusi APD dan masker, Fraksi Partai Gerindra kini juga mendorong pemerintah pusat untuk menyusun anggaran khusus penanganan wabah virus corona.

Terlebih, bantuan langsung kepada masyarakat kecil serta intensif bagi tenaga medis yang kini tengah berjuang ataupun meninggal.

"78 anggota Fraksi Partai Gerindra DPR-RI akan menggunakan setiap kewenangannya bersama pemerintah untuk memastikan setiap dapur rakyat tetap ngebul," ungkap Ahmad Muzani.

"Termasuk usulan pemberian insentif bagi dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang kini tengah melaksanakan pengabdiannya," tambahnya. 

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya