Berita

Pesan dari perawat pasien Covid-19/Net

Kesehatan

IDI: Jenazah Pasien Covid-19 Tidak Akan Tularkan Virus, Asal …

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 08:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fenomena penolakan jenazah pasien Covid-19 marak di tengah masyarakat yang ketakutan akan tertular dari virus mematikan tersebut.

Mirisnya lagi, tidak sedikit dari mereka yang meninggal adalah para tim medis yang telah mendedikasikan diri untuk menjadi garda terdepan penanganan Covid-19 di tanah air.

Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) M. Adib Khumaidi pun memberi penjelasan mengenai sebaran virus pada jenazah Covid-19.


Menurutnya, jenazah yang sudah dikubur tidak akan menularkan virus kepada yang sehat selama proses pemakaman mematuhi protokol penanganan Covid-19.

“Kalau sudah menggunakan protokol saat melakukan penguburan maupun langkah membungkus mayatnya, lalu dikubur sudah enggak menularkan lagi,” ujar Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/4).

Dia mengurai bahwa penularan antara jenazah pasien Covid-19 dengan yang orang yang sehat memang bisa terjadi lewat cairan di tubuh sang mayat. Ketika terjadi kontak dengan cairan tesebut, maka akan membahayakan bagi yang menyentuhnya.

Atas alasan itu juga, jenazah Covid-19 harus segera dikuburkan agar tidak busuk dan mengeluarkan cairan.

“Kalau jenazah lama dikuburkan kan dia akan mengeluarkan cairan, dari cairan itu akan mengeluarkan bau busuk, di sanalah keluar virus itu tadi,” urainya.

“Dikhawatirkan ketika kita tidak melakukan protokoler yang sudah disiapkan pemerintah, maka terjadi penularan,” tambah Adib.

Selain itu, jenazah yang sudah dibungkus sesuai dengan protokol kesehatan tidak boleh dibuka kembali. Sebab, jika kantong jenazah dibuka kembali, maka bisa dipastikan mereka yang menyentuh akan terinfeksi virus.

“Kalau yang di Kendari itu kan ada yang buka, yqng buka itu akan terpapar, karena adanya cairan mayat yang terkontak langsung,” paparnya.

Oleh karena itu, Adib meminta pemerintah agar segera melakukan sosialisasi protokol penguburan jenazah pasien Covid-19, agar masyarakat paham dan tidak terjadi lagi penolakqn saat dikuburkan.

“Pemerintah, tokoh agama, tokoh lingkungan sekitar haris menyosialisasikan protokol penanganan Covid-19. Agar masyarakat paham dan tidak melakukan penolakan jenazah pasien Covid-19,” tandasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya