Berita

Perwakilan Kimia Farma saat terima rapid test/Net

Kesehatan

300 Ribu Rapid Test Yang Diakui Eropa Sudah Di Tangan Kimia Farma

MINGGU, 12 APRIL 2020 | 06:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 300 ribu alat tes cepat (rapid test) Biozek yang dipesan PT Kimia Farma telah diterima di Belanda pada Jumat lalu (10/4).

Pesanan itu diterima langsung perwakilan PT Kimia Farma Fandji Yudha Yudistira disaksikan langsung oleh perwakilan dari Kedutaan Besar RI di Belanda.

Rapid Test Biozek Covid-19 IgG/IgM/Mach-E ini telah diakui di Eropa. Banyak negara telah menggunakan alat ini untuk menangani Covid-18, seperti Italia, Prancis, Spanyol, Inggris, Jerman, Rusia, Swiss, Belanda, Amerika Serikat, India, Kuwait, Israel dan Arab Saudi.


PT Kimia Farma dan Biozek berharap pengiriman ini akan menjadi awal yang bagus untuk lebih banyak lagi kedepannya.

Perwakilan Biozek, Mustafa Hamid gembira dengan Kimia Farma yang memutuskan untuk menggunakan alat tes ini di pasar Indonesia. Dia berharap ada berkolaborasi jangka panjang yang akan membantu menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.

"Tes telah dikembangkan dan diproduksi di bawah regulasi Uni Eropa dan Negeri Belanda yang sangat ketat," katanya kepada wartawan, Sabtu (11/4).

Pesanan ini sudah siap dibagikan pada hari ini, Minggu (12/4) setelah pada Sabtu (11/4) tiba di tanah air.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya