Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

174 Tenaga Medis DKI Positif Covid-19, 35.769 Orang Telah Jalani Rapid Test

SABTU, 11 APRIL 2020 | 22:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 175 tenaga medis DKI Jakarta terinfeksi virus corona atau Covid-19 yang tersebar di 41 RS, empat puskemas dan satu klinik yang tersebar di DKI Jakarta.

Dari 175 yang terinfeksi, dua orang tenaga medis dinyatakan meninggal dunia.

Begitu yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto, Sabtu (11/4).


Sementara itu, sebanyak 142 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 1.903 orang kasus positif, dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 164 orang.

Sedangkan, 1.156 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 441 orang melakukan isolasi mandiri di rumah. Sebanyak 856 orang masih menunggu hasil laboratorium.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 2.875 orang (2.315 sudah selesai dipantau dan 560 masih dipantau) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 2.373 orang (1.261 sudah pulang dari perawatan dan 1.112 masih dirawat).

Pemprov DKI Jakarta, kata Catur, masih terus melakukan rapid test di enam wilayah kota atau kabupaten administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

“Sampai dengan Jumat, 10 April 2020, total sebanyak 35.769 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19
sebesar 3 persen, dengan rincian 1.065 orang dinyatakan positif dan 34.704 orang dinyatakan negatif,” urai Catur.

Ia menambahkan, pendistribusian bantuan sosial untuk warga miskin dan rentan miskin terdampak Covid-19 juga masih berlangsung.

Pada hari ketiga pelaksanaan, Sabtu (11/4), Pemprov DKI Jakarta mendistribusikan bantuan di Kelurahan Cilincing, Kelurahan Rorotan, dan Kelurahan Pegangsaan Dua. Total paket bantuan sosial yang didistribusikan pada hari ketiga yaitu 20.784 paket.

“Bantuan yang diberikan berupa paket komoditas bahan pangan pokok (beras 5 kg 1 karung, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng 0,9 lt 1 pouch, biskuit 2 bungkus), masker kain 2 pcs, dan sabun mandi 2 batang. Paket disiapkan oleh Perumda Pasar Jaya dengan pengemasan yang rapat untuk menjaga agar barang tetap higienis,” pungkas Catur.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya