Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

PSBB Hari Pertama, Ratusan Penumpang KRL Terlantar Di Stasiun

SABTU, 11 APRIL 2020 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Kasihan betul para penumpang kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek. Mereka terlantar di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (10/4) tadi malam. Para penumpang tidak sempat mengejar KRL pemberangkatan terakhir.

Seperti diketahui, Jakarta mulai pemberlakuan PSBB pada Jumat (10/4). Pemberlakukan PSBB ini mempengaruhi jadwal operasional KRL.
 
Selama masa PSBB, KRL hanya beroperasi sampai pukul 18.00 WIB.
Banyak penumpang yang protes karena tidak mengetahui hal ini. Padahal sosialisasi perubahan jadwal KRL telah diumumkan sejak kemarin melalui media sosial KRL juga pada pengumuman di stasiun-stasiun.

Banyak penumpang yang protes karena tidak mengetahui hal ini. Padahal sosialisasi perubahan jadwal KRL telah diumumkan sejak kemarin melalui media sosial KRL juga pada pengumuman di stasiun-stasiun.

Beberapa penumpang yang terlantar karena tidak bisa pulang, mengeluh. Mereka kebingungan.

“Saya baru keluar dari kerjaan jam 17.00 langsung ke stasiun, taunya jam enam udah nggak ada kereta. Saya pulangnya bagaimana nih, saya di Bekasi.”

“Kalau harus naik ojek, saya udah nggak ada ongkos lagi, Pak, cuma cukup buat kereta.”

Ratusan penumpang itu pun mendesak pihak stasiun menyediakan kereta tambahan.

"Ya, Allah. Mana ojol sekarang enggak bisa ngangkut penumpang lagi. Ini gimana," keluh penumpang lainnya.
 
Membludaknya penumpang yang tidak bisa pulang membuat Kepala Stasiun Manggarai, Hendrik Mulyanto, akhirnya menyediakan layanan KRL tambahan, namun hanya untuk hari ini.

"Kami kasih solusi buat bapak-bapak dan ibu-ibu satu kereta terakhir ke Bekasi untuk kali ini saja," kata Hendrik saat menenangkan penumpang.

Ia pun mengingatkan lagi bahwa selama pelaksaaan PSBB di Jakarta, KRL hanya akan beroperasi pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya