Berita

Potongan foto letusan Gunung Anak Krakatau/Repro

Nusantara

Kesaksian Warga Di Bibir Selat Sunda: Kami Tidak Dengar Dentuman Pasca Erupsi Anak Krakatau

SABTU, 11 APRIL 2020 | 05:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Warga Kecamatan Sobang, Pandeglang, Banten, yang letaknya beberapa kilo dari bibir pantai Selat Sunda, tidak mendengar gelegar bahkan dentuman yang diduga berasal dari erupsi gunung Anak Krakatau.

Diketahui, gunung Anak Krakatau erupsi sekitar pukul 23.29 WIB Jumat (10/4).

Agung Fadilah (22) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang mengatakan, dia tidak mendengar gelegar suara dentuman yang diduga berasal erupsi gunung Anak Krakatau.



"Enggak ada suara apa-apa (dentuman) di sini," kata Agung Fadilah saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (11/4).

Hal senada juga disampaikan Yenny Farida (23) warga Desa Cimanis, Kecamatan Sobang, Pandeglang, Banten.

Ia mengatakan, tidak mendengar suara gelegar bahkan dentuman pasca mengetahui Anak Krakatau erupsi.

"Gak ada, gak denger (suara gelegar erupsi). Di sini sepi," ujar Yenny.

Sekadar informasi, gelegar suara dentuman turut dirasakan oleh warga yang berada di wilayah Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok hingga Bogor. Namun, hal itu dipastikan bukan terkait erupsi gunung Anak Krakatau.

"Bukan. Bukan (dari erupsi Anak Krakatau). Karena tipe letusannya miskin akan gas (lebih ke sifat aliran) dan relatif letusan kecil," ujar Kepala Bidang Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (11/4).

Hendra menyatakan, dirinya telah mengkonfirmasi Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Pasaran Carita, Pandeglang, Banten bahwa efek erupsi terlampau kecil dan tidak terdengar dentuman.

"Saya sudah konfirmasi ke Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Pasauran-Carita, sejak malam hingga saat ini tidak terdengar suara letusan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya