Berita

Potongan video letusan gunung anak Krakatau/Repro

Nusantara

PVMBG: Dentuman Keras Di Bogor Saat Tengah Malam Bukan Dari Anak Krakatau

SABTU, 11 APRIL 2020 | 05:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gelegar suara dentuman yang dirasakan oleh warga yang berada di wilayah Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Depok hingga Bogor dipastikan bukan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda.

"Bukan. Bukan (dari erupsi Anak Krakatau). Karena tipe letusannya miskin akan gas (lebih ke sifat aliran) dan relatif letusan kecil," ujar Kepala Bidang Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (11/4).

Hendra mengatakan, dirinya telah mengkonfirmasi Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Pasaran Carita, Pandeglang, Banten bahwa efek erupsi terlampau kecil dan tidak terdengar dentuman.


"Saya sudah konfirmasi ke Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Pasauran-Carita, sejak malam hingga saat ini tidak terdengar suara letusan," jelasnya.

Lebih lanjut, Hendra Gunawan juga merasa heran dengan dentuman dan gelegar yang dirasakan warga di kawasan Jabidetabek. Karena itu, dia memastikan bahwa dentuman itu bukan dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Jadi heran juga kalau sampai ratusan kilometer sampai terdengar gitu ya. Kalaupun dekat (erupsi Anak Krakatau) biasanya suaranya cuma bersedis," kata Hendra Gunawan.

Adapun, terkait muara dentuman itu berasal dari mana, Hendra meminta agar mengkonfirmasi ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Coba kroscek dengan BMKG," tandasnya.

Sekadar informasi, Kantor Berita Politik RMOL juga sempat mengkonfirmasi warga Kecamatan Sobang, Pandeglang, Banten, yang letaknya tidak jauh dari bibir pantai Selat Sunda, pusat di mana gunung Anak Krakatau erupsi.

Agung Fadilah (22) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Sobang saat dikonfirmasi mengatakan, dia tidak mendengar bahkan mendengar gelegar suara dentuman yang diduga berasal erupsi gunung Anak Krakatau.

Meskipun, gunung Anak Krakatau erupsi sekitar pukul 23.29 WIB Jumat (10/4). Namun, tidak terdengar suara gelegar bahkan getaran apapun disana.

"Enggak ada suara apa-apa disini," kata Agung Fadilah. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya