Berita

Data sebaran corona per 10 April 2020/RMOL

Kesehatan

Covid-19 Sudah Merata Tersebar Di 34 Provinsi, Gorontalo Jadi Yang Terakhir Terinfeksi

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 17:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di dalam negeri terus bertambah. Tak hanya itu, penyebaran pandemi asal Wuhan, China ini juga sudah merata tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data terbaru pada Jumat (10/4) hari ini, Provinsi Gorontalo menjadi daerah terakhir yang terjangkit. Hal ini setelah ditemukan satu kasus baru virus corona, dari total tambahan kasus sebanyak 219 kasus di seluruh Indonesia yang disampaikan pada hari ini.

Namun demikian, Provinsi DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan sebaran terbanyak kasus positif Covid-19, yakni mencapai 1.753 kasus. Jumlah tersebut bisa dibilang setengah dari total kasus yang ada saat ini.


Jawa Barat menjadi provinsi dengan sebaran kasus positif Covid-19 terbanyak kedua, dengan total kasus 388. Setelah Jabar, kasus corona terbanyak ditemukan di Jawa Timur sebanyak 256 kasus, kemudian disusul Provinsi Banten 243 kasus, dan Sulawesi Selatan dengan total167 kasus.

Adapun dalam jumpa pers sore tadi, Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa total kasus positif di Indonesia sudah mencapai 3.512.

Sementara di sisi yang lain, terdapat tambahan 30 kasus sembuh, yang secara total tercatat sebanyak 282 kasus. Kemudian, untuk kasus meninggal dunia hari ini juga bertambah sebanyak 26 kasus, sehingga totalnya menjadi 306 kasus.

Atas data-data tersebut, Achmad Yurianto berpesan kepada masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah, yakni menjaga jarak, tetap berada di rumah, menjaga kebersiahan dan menggunakan masker saat terpaksa berpergian.

"Kami menyadari betul, proses penularan harus dihentikan dengan menjaga jarak, menggunakan makser, tidak perlu keluar rumah jika tidak mendesak, mengurangi risiko terpapar dengan tidak keluar rumah ke mana pun. Dengan begitu, bisa mempercepat supaya bisa pulih seperti sediakala," demikian Achmad Yurianto.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya