Berita

Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva/Net

Dunia

IMF: Pandemik Corona Picu Krisis Ekonomi Terburuk Sejak Great Depression

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 14:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik virus corona telah menimbulkan krisis ekonomi yang paling buruk sejak Great Depression.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva pada Kamis (9/4).

Menurut Georgieva, pertumbuhan ekonomi global akan menjadi negatif pada 2020 dengan 170 dari 180 anggota IMF mengalami penurunan pendapatan perkapita.


Bahkan, dalam skenario terbaik pun, IMF memprediksi pemulihan parsial paling cepat akan terjadi pada tahun depan, dengan asumsi Covid-19 akan hilang pada 2020 dan bisnis akan mulai berjalan kembali.

"(Tapi) itu bisa menjadi lebih buruk," kata Georgieva seperti dimuat The Telegraph.

Ketidakpastikan yang luar bisa mengenai durasi pandemik, katanya, bisa memperburuk keadaan.

Pada Januari, IMF telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3 persen pada 2020 dan 3,4 persen pada 2021. Namun, angka tersebut akan diubah dan IMF akan merilisnya pada Selasa (14/4).

Institute for International Finance (IIF) juga memperkirakan, PDB global akan turun hingga 2,8 persen. Cukup jauh dari krisis keuangan pada 2009 yang turun 2,1 persen.

Bank Dunia juga mengatakan, pandemik virus corona dapat menyebabkan resesi pertama di Afrika selama 25 tahun terakhir.

"Prospek suram berlaku untuk ekonomi maju dan berkembang. Krisis ini tidak mengenal batas. Semua orang sakit," kata Georgieva.

Great Depression sendiri terjadi pada 1929 hingga akhir 1930-an. Pada saat itu, ekonomi di seluruh dunia turun secara drastis.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya