Berita

Zoom/Net

Dunia

Dilarang Taiwan Hingga FBI, Zoom Justru Jadi Primadona Di Indonesia

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 10:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penggunaan aplikasi konferensi jarak jauh, Zoom, terus menimbulkan kontroversi.

Adalah perusahaan roket yang didirikan Elon Musk, SpaceX, yang menjadi salah satu yang melarang penggunaan Zoom.

Pada 28 Maret, melalui surel, SpaceX mengumumkan karyawannya tidak boleh menggunakan Zoom untuk mengadakan konferensi dan rapat.


Hal yang sama juga dilakukan oleh FBI yang mendesak agar semua orang berhati-hati atas penggunaan Zoom yang tidak memiliki enkripsi ent-to-end.

Itu dilakukan FBI setelah adanya dua laporan mengenai fenomena Zoombombing.

Baru-baru ini, dua negara yang melarang penggunaan Zoom adalah Taiwan dan Jerman.

Taiwan mengumumkan pemerintah tidak boleh menggunakan aplikasi tersebut seiring dengan kekhawatiran akan adanya data yang bocor di tengah perselisihan dengan China.

Hal yang kurang lebih serupa juga diungkapkan oleh Kementerian Luar Negeri Jerman. Di mana rapat rahasia tidak boleh menggunakan Zoom.

Berbeda dengan perusahaan dan negara-negara tersebut, di Indonesia, Zoom masih digemari.


Setelah banyak perusahaan dan negara yang melarang penggunaan Zoom karena alasan keamanan dan privasi, Indonesia masih menganggap aplikasi buatan Eric Yuan itu sebagai primadona.

Mulai dari rapat perusahaan hingga rapat pemerintahan dan konferensi pers menggunakan Zoom. Tak jarang banyak individu yang justru membagikan tangkapan kamera dari pertemuan Zoomnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya