Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo/Net

Bisnis

Perusahaan Patungan Berdiri, Kerja Cepat BUMN Diapresiasi Gubernur Ganjar

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 23:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebuah perusahaan patungan antara Semen Gresik dan enam PT BUMDes terbangun di sekitar pabrik Semen Indonesia (SIG) di Rembang. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menciptakan ekosistem yang baik antara BUMN, swasta, BUMD, hingga BUMDes.

Menteri BUMN, Erick Thohir menjelaskan, model kolaborasi antara BUMN dan masyarakat tersebut merupakan bentuk win-win solution dan menciptakan ekosistem bisnis yang sehat.

"Sehingga BUMN dapat beroperasi dengan dukungan potensi masyarakat. Sebaliknya, masyarakat juga mendapat manfaat dari kehadiran BUMN untuk  peningkatan kesejahteraan dan kemandirian mereka. Community development model baru ini lebih sustainable dan dapat menjadi percontohan bagi BUMN lain," kata Erick Thohir yang menyaksikan penandatanganan pendirian perusahaan melalui video conference, Kamis (9/4).


Perjanjian kerja sama pendirian perusahaan patungan tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Semen Gresik, Muhammad Saifudin dengan masing-masing Direktur Utama PT BUMDes di Rembang Kamis ini. Penandatanganan juga dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz serta disaksikan Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso.

Ganjar Pranowo mengungkapkan, pendirian perusahaan patungan ini adalah bagian dari rencana pemberdayaan masyarakat di sekitar Pabrik Rembang. Hal ini sejalan dengan program strategis Pemprov Jateng dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Sejak hari pertama Pak Erick Thohir menjabat, beliau menanyakan tentang Semen Rembang dan partisipasi masyarakat. Saya apresiasi kerja cepat BUMN," tegas Ganjar.

Komposisi kepemilikam saham dalam perusahaan patungan ini adalah 52% saham dimiliki Semen Gresik, dan 48% saham dimiliki PT BUMDes secara bersama-sama. Diharapkan, akan meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap Pabrik Rembang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya