Berita

Perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, dr Elitasari Kusuma Wardani/RMOLJabar

Kesehatan

Korban Meninggal Masih Nihil, PDP Dan Positif Corona Bertambah Di Purwakarta

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 14:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta hingga hari ini, Kamis (9/4) mencatat penambahan jumlah PDP dan positif Covid-19 di wilayah tersebut. Namun untuk ODP jumlahnya justru berkurang.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tetap melakukan semua anjuran pemerintah berkaitan dengan pencegahan wabah ini. Hari ini, jumlah PDP dan positif naik. PDP menjadi 10 orang dan positif 5 orang. Sementara untuk ODP turun menjadi 205 orang, meninggal dunia masih nihil,” jelas perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, dr Elitasari Kusuma Wardani, melalui keterangannya, Kamis (9/4).

Dikutip Kantor Berita RMOLJabar, meski ada penambahan PDP dan positif Covid-19, hingga saat ini Purwakarta masih dinyatakan relatif aman. Belum masuk zona merah maupun wilayah transmisi lokal penyebaran virus corona.


Toh kondisi tersebut tak membuat Pemkab Purwakarta santai. Sejumlah langkah-langkah antisipasi terus dilakukan oleh jajaran Pemkab Purwakarta melalui Gugus Tugas Covid-19. Di antaranya Dinas Kesehatan tetap melakukan rapid test (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan) bagi yang kontak erat dengan PDP.

Selain itu, penertiban di ruas jalan Jalan Veteran, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Ipik Gandamanah oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya.

“Kami juga mengimbau agar warga tetap melakukan jaga jarak (physical distancing) agar tetap aman terhindar penularan Covid-19,” tutup Elitasari.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya