Berita

Mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie Massardi/Net

Politik

Adhie Massardi: Rakyat Butuh EO Untuk Kumpulkan Ketum Parpol Evaluasi Kerja Pemerintah Tangani Covid-19

KAMIS, 09 APRIL 2020 | 02:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Butuh keterlibatan semua pihak dalam menghadapi wabah virus corona atau Covid-19 yang kini menjangkit tanah air.

Salah satu yang perlu turun tangan adalah pimpinan partai politik. Kehadiran para ketua umum parpol dinilai perlu untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah dalam menghadapi Covid-19 yang kini korbannya terus bertambah.

"Rakyat Indonesia butuh EO event organizer yang bisa hadirkan ketua-ketua parpol guna evaluasi kinerja pemerintah mengatasi pandemi virus komunis China Covid-19," kata mantan Jurubicara Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Adhie Massardi di akun Twitternya, Kamis (9/4).


"Apakah sudah on the track sehingga tak mungkin menginfeksi mereka dan keluarga, serta anggota parpol dan keluarga?" sambungnya.

Pertemuan para pimpinan partai politik juga perlu untuk mengetahui apakah ke depan mereka berani mengkritik kebijakan pemerintah jika memang tak sesuai.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini pun menyinggung mengenai Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1100/IV/HUK.7.1./2020 di mana dalam telegram tersebut, pihak-pihak yang menghina Presiden Joko Widodo maupun pejabat pemerintah lainnya dalam upaya penanganan virus corona bakal dikenakan sanksi pidana.

"Apabila dalam pertemuan itu para ketua parpol mengkritik pemerintah dan mencela para pejabatnya dalam menangani pandemi Covid-19, lalu dianggap menghina pejabat tinggi negara kemudian ditangkap aparat, mungkin bisa jadi hiburan bagi kita di tengah kecemasan nasional," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya