Berita

Menag Fachrul Razi saat Raker virtual dengan Komisi VIII DPR/Repro

Kesehatan

Menag Fachrul Razi: 19 Petugas Haji Di Sukolilo Surabaya Terjangkit Covid-19

RABU, 08 APRIL 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sedikitnya 19 orang petugas haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, dinyatakan positif mengidap virus corona (Covid-19). Mereka yang terpapar Covid-19 itu seusai mengikuti pelatihan petugas haji.

Demikian disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII DPR RI, melalui telekonferensi, Rabu (8/4).

Fachrul Razi mengatakan, pelatihan petugas haji di Sukolilo itu dilaksanakan pada 9 sampai 18 Maret 2020 dan diikuti oleh 411 peserta yang dari 166 ketua kloter dan pembimbing ibadah haji dari unsur Kemenag. Kemudian, 245 tenaga kesehatan dari unsur Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


"Sesuai data dari rumpun tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sebanyak 19 orang di antara mereka dinyatakan positif, yaitu mereka yang mengikuti pelatihan petugas haji di asrama Sukolilo, Surabaya," ujar Fachrul Razi.

Dia mengurai, wabah Covid-19 ini menular pada klaster itu bermula saat dua narasumber yang mengisi acara di pelatihan tersebut. Kemudian menular ke peserta yang ada di Kelompok Kelas 10.

"Gugus tugas Covid-19 pada Kanwil Kemenag Jawa Timur telah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan dan mitra terkait lainnya untuk memberikan layanan sesuai dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Lebih lanjut, Fachrul Razi menegaskan bahwa kegiatan pelatihan petugas haji digelar sebelum adanya imbauan social distancing yang masif. Termasuk, surat edaran dan maklumat tentang larangan kerumunan orang di luar rumah belum ada imbauan.

"Setelah kegiatan itu, kegiatan ditutup sesuai dengan program. Pada tanggal (18/30) tidak ada lagi kegiatan pelatihan petugas haji dalam bentuk pengumpulan orang di lingkungan Kementerian Agama," tuturnya.

"Semua kegiatan setelahnya dilakukan dengan tata cara sesuai protokol kesehatan dan mengacu pada social distancing dan online," demikian Fachrul Razi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya