Berita

Bayi terinfeksi virus corona di Wuhan/Net

Kesehatan

Penularan Vertikal Belum Terbukti, Dua Ibu Pengidap Covid-19 Lahirkan Bayi Tanpa Terinfeksi Corona

RABU, 08 APRIL 2020 | 11:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua wanita hamil yang didiagnosis positif mengidap Coronavirus Disease (Covid-19) telah melahirkan dua bayi sehat yang dinyatakan negatif terinfeksi virus corona baru.

Diungkapkan oleh pihak Rumah Sakit Rebagliati di Lima, anak pertama lahir pada 27 Maret, sedangkan yang kedua pada 31 Maret. Untuk menghindari komplikasi, keduanya dilahirkan melalui operasi caesar.

"Untungnya, belum ada penularan vertikal, itu berarti tidak ada penularan dari ibu ke bayi baru lahir," kata dokter di rumah sakit tersebut, Carlos Albretch seperti dimuat Reuters.


Saat ini, Albretch mengatakan, kedua ibu tersebut sudah dalam kondisi yang sehat meski masih menerima pengobatan untuk Covid-19.

Sebelumnya, muncul kekhawatiran akan adanya potensi penularan virus dari ibu kepada anak yang belum lahir setelah satu kasus tersebut ditemukan di Wuhan.

Namun, berdasarkan penelitian yang diterbitkan Lancet pada pertengahan Februari terhadap sembilan wanita hamil di China yang dites positif terkena virus, belum ada bukti akan kemungkinan terjadinya penularan vertikal dari ibu ke bayi.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa ibu yang dites positif terkena virus harus diperbolehkan untuk merawat dan menyusui bayi mereka seperti biasa, asalkan mereka menjaga kebersihan yang ketat.

Hal itu juga diterapkan di Peru, di mana Albretch mengatakan para ibu akan tetap bersama bayi mereka.

"Ini adalah pandemi baru, kami tidak memiliki pengalaman. China dan Italia memiliki beberapa publikasi yang memberikan beberapa rekomendasi menyusui. Penularan melalui ASI belum terbukti," ujarnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya