Berita

Kapusdatin BNPB, Agus Wibowo/RMOL

Nusantara

Perangkat Test PCR Covid-19 Tiba Di Indonesia, BNPB: Akan Disebar Ke 12 Provinsi

SELASA, 07 APRIL 2020 | 19:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perlengkapan kesehatan untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) berusaha ditingkatkan jumlahnya oleh pemerintah. Hal ini dilakukan guna mempercepat penanganan virus asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China ini.

Salah satu yang akan dilengkapi oleh pemerintah ialah perangkat tes spesimen dengan metode PCR (Polymerase chain reaction).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menyampaikan dalam akun Twitternya, @aw3126, pemerintah telah menerima kedatangan perangkat tes spesimen PCR.


"Sudah datang alat lab test PCR - Roche Swiss," tulis Agus Wibowo pada pukul 15.46 WIB, Selasa (7/4).

Lebih jelas, Kantor Berita Politik RMOL mengkonfirmasi cuitan Agus Wibowo kepada yang bersangkutan.

Saat dihubungi via aplikasi pesan singkat, Agus Wibowo menerangkan lebih lanjut, bahwa perangkat PCR yang diterima pemerintah RI itu berasal dari Swiss. Adapaun yang mengadakan perangkat ini adalah Kementerian BUMN.

Kemudian, perangkat PCR ini disebutkan Agus terdapat dua jenis. Perbedaan dari dua perangkat PCR yang didatangkan pemerintah ialah dari segi kapasitas pengetesan spesimen.

"Kemungkinan ada 2 jenis alat, satu (perangkat PCR) bisa (menghasilkan spesimen) 10.000 per hari dan satu bisa 500 per hari," terang Agus Wibowo.

"Yang kapasistas banyak untuk Jakarta. Karena banyak yang harus di tes," sambungnya.

Lebih lanjut, Agus belum bisa memastikan data rinci mengenai jumlah perangkat yang didatangkan ke Indonesia. Hanya saja disebutkan, pemerintah berencana memenuhi kebutuhan perangkat PCR ini di 12 Provinsi.

"Dibawahnya ada provinsi yang akan menerima," pungkas Agus Wibowo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya