Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Umumkan PDP Pertama, Bupati Tapteng Ingatkan Masyarakat Tetap Tenang

SELASA, 07 APRIL 2020 | 15:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani, mengumumkan pasien dalam pengawasan (PDP) pertama di wilayahnya.

“Kami baru dapat laporan bahwa salah satu masyarakat yang kita sayangi pada hari ini (dinyatakan) PDP,” ujar Bakhtiar, Selasa (7/4), dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Ia berharap doa dari seluruh lapisan masyarakat Tapanuli Tengah agar PDP tersebut tetap dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan bisa kembali sehat.


“Ini PDP pertama di Kabupaten Tapanuli Tengah. Beliau baru pulang dari Malaysia kurang lebih 14 hari, kurang lebih dipantau 7 hari di Puskesmas," tutur Bakhtiar.

Dia menambahkan, "Namun belakangan ini beliau ada batuk dan demam sampai 38 derajat celsius. Kemudian dibawa ke RS Pandan, yang bersangkutan ada riawayat TB Paru, sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan lain sebagainya dan hari ini telah dirujuk ke RSUD dr Pirngadi Medan.”

Dengan keberadaan PDP pertama tersebut, Bakhtiar pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah.

“Kalau keluar rumah pakai masker dan jangan lupa cuci tangan. Jaga kebersihan, serta tidak perlu berkumpul karena bisa menimbulkan percepatan penularan virus corona,” jelasnya.

Virus corona, diakuinya sudah menjadi persoalan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan, negara-negara maju lebih dahulu menghadapi pandemik virus corona.

“Mari kita tetap tenang, dan berdoa agar wabah virus ini segera berakhir,” tuturnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya